2 mins read

Kehangatan Bersama: Satgas TMMD dan Keluarga Pak Dahlawi Menciptakan Kenangan Indah

PAMEKASAN – Program TMMD Ke-130 yang diselenggarakan oleh Kodim 0826/Pamekasan menghadirkan suasana kebersamaan di masyarakat Desa Jarin, Kecamatan Pademawu. Salah satu contoh nyata dapat dilihat dari interaksi antara keluarga Pak Dahlawi dan anggota Satgas Yon TP 539/Ronggosukowati yang menetap di rumahnya selama masa tugas.

Rumah Pak Dahlawi menarik perhatian karena bukan hanya menjadi salah satu lokasi pembangunan Rumah Layak Huni (RLH), namun juga berfungsi sebagai tempat singgah bagi prajurit, seperti Prada Muh. Aril yang berasal dari Palu. Kehadiran prajurit di rumahnya menambah kehangatan dan kedekatan di antara mereka.

Selama hampir sebulan berinteraksi, hubungan antara Pak Dahlawi dan para prajurit semakin akrab. Perbedaan asal dan bahasa tidak menghalangi mereka untuk membangun persahabatan. Pak Dahlawi sering menyempatkan diri untuk bercengkerama dengan Aril sambil mengenakan bahasa Madura, menambah kedekatan mereka.

“Awalnya saya terkejut ketika prajurit tinggal di rumah, tapi lama-lama saya merasa bahagia, seperti memiliki anak baru,” ungkapnya dalam perbincangan pada 3 November. Pak Dahlawi juga menyatakan bahwa para prajurit senantiasa bersikap sopan selama di rumahnya, dan dengan cepat beradaptasi dengan kehidupan sehari-hari warga setempat, sehingga kehadiran mereka sangat dihargai oleh keluarga dan lingkungan.

Ia mengagumi ketekunan dan disiplin para prajurit dalam mengerjakan pembangunan. Meskipun cuaca panas, mereka tetap optimis dalam menjalankan tugasnya. “Ketika saya tanya tentang kelelahan, salah satu dari mereka menjawab, ‘Nikmati saja Pak, yang penting badan sehat.’ Mereka pun rajin mengonsumsi vitamin,” tambahnya.

Kegiatan saling membantu itu berlangsung dalam dua arah. Di satu sisi, para prajurit membantu pembangunan, sementara keluarga Pak Dahlawi juga menunjukkan perhatian dengan memberikan makanan kepada anggota Satgas di lokasi proyek. Nasi jagung dan ikan kuah kuning adalah beberapa hidangan yang sering mereka bawa.

“Aril bilang masakannya cocok di lidahnya. Ketika menelepon kampung halamannya di Palu, dia menceritakan kebaikan warga Jarin. Saya jadi terharu mendengarnya,” katanya. Momen berbagi cerita dan pengalaman ini menjadikan rumah Pak Dahlawi sebagai tempat yang berkesan bagi Prada Aril selama pengabdian di Pamekasan.

Bagi Pak Dahlawi, kedatangan para prajurit meninggalkan kesan mendalam. Ia berharap momen kebersamaan ini dapat terjalin lebih lama meskipun program TMMD segera berakhir. “Aril pun mengatakan bahwa dia berharap TMMD dapat berlangsung lebih lama. Saya juga berharap demikian. Meskipun pembangunan rumah selesai, silaturahmi tetap harus terjaga,” pungkasnya.

Cerita inspiratif dari Pak Dahlawi ini menunjukkan bahwa kedekatan antara TNI dan masyarakat dapat terbangun melalui hal-hal kecil. Hubungan tersebut tidak hanya terlihat dari kerja sama dalam membangun rumah dan fasilitas umum, tetapi juga dalam kebersamaan, kepedulian, dan hubungan kekeluargaan yang terjalin dalam keseharian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *