Konektivitas Desa Pojok Ditingkatkan Melalui Proyek Jalan Beton TMMD Ke-130

TULUNGAGUNG – Proyek pembangunan jalan beton dalam rangka TMMD ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 0807/Tulungagung di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, kini sudah memasuki tahap yang signifikan. Pada Selasa (20/10/2026), realisasi pengerjaan tercatat mencapai lebih dari 41 persen dari total panjang jalan yang direncanakan sepanjang 1.373 meter.
Program pembangunan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek infrastruktur, tetapi juga berupaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam melaksanakan berbagai kegiatan sehari-hari. Keberadaan jalan yang baik sangat penting untuk meningkatkan konektivitas antara pemukiman penduduk dan pusat kegiatan sosial serta ekonomi.
Dengan adanya proyek rabat beton ini, Satgas TMMD berkomitmen untuk menyediakan akses jalan yang lebih efisien bagi penduduk setempat. Proses pengecoran dilaksanakan secara bertahap, melibatkan tenaga kerja dari lapangan serta dukungan dari berbagai stakeholder terkait.
Pembangunan jalan yang berkualitas diharapkan dapat berkontribusi dalam mempermudah masyarakat dalam membawa produk pertanian serta keperluan sehari-hari, sekaligus meningkatkan aksesibilitas ke fasilitas umum. Peningkatan akses tersebut diharapkan mampu mendorong laju aktivitas ekonomi di Desa Pojok dan lingkungan sekitarnya.
Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., selaku Komandan Kodim 0807/Tulungagung dan Dansatgas TMMD ke-130, terus memantau pelaksanaan proyek agar sesuai dengan rencana yang ditetapkan. Dengan lebih dari 41 persen progres, pekerjaan ini masih terus berlanjut oleh tim Satgas TMMD.
Dari sisi pelaksanaan, perhatian terhadap kualitas konstruksi tetap menjadi prioritas agar hasil pembangunan dapat memberikan dampak positif dalam jangka panjang. Jalan beton yang dibangun diharapkan bukan hanya sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi fasilitas penting bagi masyarakat dalam melaksanakan berbagai aktivitas.
Keberadaan program TMMD ke-130 mencerminkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pembangunan di kawasan pedesaan. Dengan adanya jalan yang dibangun, diharapkan mobilitas masyarakat akan semakin lancar serta membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
