2 mins read

Malam Penuh Semangat, Satgas TMMD dan Warga Yamboi Selesaikan Akses Jalan

MANOKWARI SELATAN – Kolaborasi antara TNI dan masyarakat terus berlangsung dalam rangkaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang diinisiasi oleh Kodim 1808/Mansel. Dalam usaha untuk mempercepat pembangunan jalan di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, anggota Satgas berkolaborasi dengan warga dan berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan hingga larut malam pada Rabu (21/10/2026).

Meskipun gelapnya malam menyelimuti, semangat untuk menyelesaikan pembangunan tetap menyala. Dengan memanfaatkan sumber penerangan yang ada, anggota Satgas dan masyarakat saling membantu dalam mengangkut material, menyiapkan batu, serta menyelesaikan bagian-bagian jalan yang merupakan fokus dari program TMMD ini.

Keterlibatan warga menunjukkan betapa pentingnya pembangunan bagi mereka. Para warga secara sukarela terlibat langsung dalam pengerjaan, berkolaborasi dengan prajurit TNI untuk menciptakan akses jalan yang lebih baik bagi kampung mereka.

Pembangunan jalan ini memiliki makna besar bagi masyarakat Kampung Yamboi, karena diharapkan dapat meningkatkan aktivitas sehari-hari. Dengan infrastruktur yang memadai, mobilitas warga akan lebih lancar, distribusi hasil pertanian dapat didorong, dan hubungan antarkawasan pun akan terjalin lebih baik.

Komandan Kodim 1808/Manokwari Selatan selaku Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Czi Sunandar Parius, menekankan bahwa kerja sama dan dedikasi adalah kunci dalam meraih target pembangunan yang telah ditentukan.

“Walaupun waktu sudah malam, semangat anggota Satgas dan masyarakat terus berapi-api. Kami berkomitmen untuk mengejar target penyelesaian agar pembangunan jalan ini pront dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat Kampung Yamboi,” tegasnya.

Dia juga memberi penghargaan kepada masyarakat yang tetap berpartisipasi aktif meskipun malam sudah tiba. Menurutnya, keterlibatan warga merupakan simbol nyata dari sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan di daerah.

“Kami sangat menghargai semangat masyarakat yang rela bekerja sama hingga malam. Bersama-sama inilah kekuatan TMMD; TNI dan rakyat bersatu menggapai tujuan yang sama, yaitu membangun kampung agar lebih maju dan sejahtera,” tambah Dansatgas.

Selaras dengan upaya meningkatkan kecepatan pekerjaan, Dansatgas juga menyatakan bahwa keselamatan individu dan kualitas hasil pembangunan serta kesehatan para pekerja harus selalu menjadi prioritas. Pengaturan dalam pengerjaan mesti mempertimbangkan situasi lapangan dan kondisi penerangan agar proses pembangunan dapat dilakukan dengan aman.

Dengan semangat gotong royong yang terjaga, anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel optimis bahwa pembangunan jalan di Kampung Yamboi akan rampung sesuai dengan target yang ditetapkan. Harapan ini menjadi bagian penting dari upaya untuk meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung hingga larut malam ini menunjukkan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, tetapi juga upaya yang memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan hubungan harmonis antara TNI dan komunitas lokal.

TMMD ke-130: Mengembangkan Negeri dari Desa.

(Pendim 1808/Mansel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *