2 mins read

Jembatan Cendana: Simbol Kebangkitan Akses setelah Lima Tahun Terputus

Luwu Timur – Perkembangan pembangunan jembatan beton di Dusun Cendana, Kabupaten Luwu Timur, pada Senin (26/10/2026) disambut dengan rasa haru oleh warga setempat. Setelah menantikan selama lima tahun karena akses yang terputus, kini mereka menyaksikan pengecoran dimulai oleh Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo yang bekerja sama dengan masyarakat lokal.

Jembatan yang sedang dibangun ini memiliki arti penting bagi masyarakat setempat. Selain sebagai infrastruktur yang menghubungkan dua sisi, jembatan ini juga sangat dibutuhkan untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari, seperti berangkat ke kebun, mengangkut hasil panen, dan memfasilitasi anak-anak dalam pergi ke sekolah.

Sebelumnya, masyarakat terpaksa menempuh jalur alternatif dengan melewati sungai untuk mencapai lokasi penting. Hal ini kian sulit saat musim hujan tiba, di mana debit air meningkat, membuat situasi semakin berisiko bagi mereka.

Dengan harapan baru, Tim Satgas TMMD yang terdiri dari 25 personel meluncurkan pengecoran jembatan pada Senin pagi. Proses dimulai pukul 07.00 WITA dengan persiapan yang mencakup pengecekan alat dan material yang diperlukan untuk konstruksi. Pada pukul 08.00 WITA, adukan beton mulai dituangkan secara bertahap di lokasi.

Dalam suasana kerja sama yang baik antara TNI dan warga, Saleh (55), seorang penduduk yang tinggal di seberang jembatan, menunjukkan rasa syukurnya dengan membantu mendorong gerobak berisi simen. “Alhamdulillah, akhirnya jembatan kami mulai dikerjakan. Lima tahun ini kami berjuang tanpa jembatan. Sekarang, saya sangat berterima kasih kepada TMMD,” ujarnya dengan air mata haru.

Peltu Zainuri, yang bertanggung jawab atas pengecoran, menambahkan bahwa mereka melaksanakan pekerjaan dengan sistematis dan terkoordinasi agar setiap sektor tugas dapat berjalan dengan lancar. “Kami menggunakan dua mesin molen untuk proses pencampuran dan penguatan beton yang sesuai standar teknik, disertai dukungan antusias warga,” terangnya.

Setelah selesai, beton yang dicor akan menjalani proses perawatan untuk memastikan kekuatan dan ketahanannya. Tahapan perawatan ini penting agar jembatan bisa berfungsi dengan baik dan aman dalam jangka panjang. Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program TMMD ke-130 yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur di daerah pedesaan, memberikan harapan baru bagi masyarakat Cendana untuk memiliki akses yang lebih aman dan efisien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *