2 mins read

TNI TMMD ke-130 Kodim 1403/Pelopo Bantu Warga Lewat Aksi Peduli Sehari-hari

Luwu Timur – Dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo, para prajurit tidak hanya terlihat aktif di lokasi proyek pembangunan. Mereka juga menunjukkan rasa kepedulian yang tinggi dengan melibatkan diri dalam kegiatan sederhana di rumah-rumah warga, seperti membantu memasak, membersihkan rumah, serta menyiapkan makanan sehari-hari. Tindakan ini dilakukan saat mereka menghuni Desa Parumpanai pada Senin (26/10/2026).

Melihat aktivitas ini, salah satu fokus perhatian jatuh pada rumah Bapak Jumaing (50) di Cendana. Pagi itu, enam anggota Satgas yang menginap di rumahnya memulai hari dengan melakukan berbagai kegiatan rumah tangga yang biasa dilakukan untuk membantu meringankan beban tuan rumah.

Prada Ilham terlihat aktif di dapur, di mana ia berkontribusi menyiapkan sarapan dengan memasak nasi dan menggoreng ikan berdampingan dengan pemilik rumah. Ia juga terlibat dalam proses menyiapkan bumbu masakan dengan menguleknya sendiri, termasuk bawang, cabai, dan garam.

Sementara itu, Pratu Andi tampak menyibukkan diri dengan mencuci peralatan makan yang dipakai malam sebelumnya. Setelah menjalani proses pembersihan dengan sabun, peralatan tersebut rapi disusun kembali. Praka Firman melanjutkan dengan membersihkan lantai rumah, menyapu seluruh ruangan hingga mengepel supaya suasana hunian semakin bersih dan nyaman.

Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan cerminan kedekatan antara prajurit dan komunitas setempat selama mereka melaksanakan program TMMD. Kapten Inf Mika Ramang, sebagai komandan SSK TMMD ke-130, mengungkapkan rasa bangganya terhadap para prajurit yang tidak hanya kapabel dalam tugas konstruksi tetapi juga menunjukkan kepedulian di dapur dan dalam aktivitas rumah tangga lainnya.

“Saya sangat bangga melihat mereka, bukan hanya terampil di pekerjaan fisik, tetapi juga mau membantu dalam urusan dapur. Ini menunjukkan sikap prajurit yang kami latih di TMMD ke-130, harus mampu beradaptasi dan membantu di manapun mereka berada,” ungkapnya dengan semangat.

Prada Ilham menambahkan, pengalaman memasaknya telah dimulai sejak kecil dengan membantu ibunya di dapur. “Saya berusaha memberikan bantuan sepenuh hati, kami tinggal di rumah warga, jadi kami tidak ingin menambah beban,” ujarnya.

Dengan kehadiran para prajurit yang siap membantu, keluarga Jumaing mengaku merasakan dampak positif, baik dalam pembangunan maupun dalam hubungan sosial yang lebih erat. Selain itu, kegiatan saling membantu ini mencerminkan bahwa pengabdian itu tidak hanya diukur dari aspek fisik, tetapi juga dari kepedulian yang terjalin di dalam kehidupan sehari-hari, mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *