2 mins read

Truk PS Kodim 1403/Palu, Andalan Penting dalam Proyek RTLH Dini Hari

Parumpanai, Luwu Timur – Proses pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD ke-130 yang digagas oleh Kodim 1403/Palopo tidak lepas dari peranan truk PS milik mereka. Kendaraan operasional dengan nomor 1403 ini berfungsi sebagai alat transportasi utama dalam mendistribusikan material di Desa Parumpanai dan Desa Cendana pada Senin (26/10/2026).

Sepanjang hari hingga malam, truk berkapasitas besar tersebut terlihat aktif melintasi rute Masamba–Parumpanai–Cendana. Menghadapi medan jalan yang berbatu, licin, dan memiliki tanjakan curam, menjadi tantangan bagi pengemudi dan kernet untuk memastikan setiap kebutuhan material untuk pembangunan RTLH sampai ke lokasi.

Serda Sahril yang menjabat sebagai sopir dan Pratu Andi sebagai kernet melaksanakan tugas mereka dengan sangat serius. Dalam waktu satu hari, truk tersebut mampu menyelesaikan lima perjalanan, mengangkut beragam bahan bangunan mulai dari semen, pasir, batu bata, hingga material lainnya seperti besi, tripleks, kusen, dan seng.

Kapten Kav. Mujahid, Perwira Logistik TMMD ke-130, menekankan pentingnya kendaraan ini dalam menunjang kelancaran kegiatan pembangunan. “Hari ini tim kami melakukan lima trip dari pukul 07.00 hingga 17.00 WITA, dengan total pengiriman 200 sak semen, lima kubik pasir, 3.000 bata, dan bahan bangunan lainnya. Meskipun jalurnya sulit, kami berupaya keras agar tidak ada kendala dalam distribusi material,” ujarnya.

Kesiapan kendaraan dan perawatan yang dilakukan menjadi salah satu faktor pendukung suksesnya pengiriman material ke lokasi proyek. Dengan distribusi yang tetap teratur, tenaga kerja Satgas dapat melanjutkan pekerjaan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Serda Sahril mengungkapkan bahwa ia sudah mulai terbiasa dengan kondisi jalan yang dilalui setiap hari. Meskipun harus berhadapan dengan tantangan seperti jalan yang berbatu dan licin, ia tetap berkomitmen untuk memastikan material sampai tepat waktu. “Hari ini fokus kami adalah mengirimkan bahan untuk RTLH. Kami harus memastikan semua material tersedia, agar proses pembangunan rumah bagi warga berjalan lancar,” kata Sahril.

Usaha komunikasi dan kolaborasi ini menjadi bagian integral dari upaya Satgas TMMD dalam mempercepat pembangunan rumah yang lebih layak bagi masyarakat. Setiap pengiriman bahan bangunan memfasilitasi tim untuk melanjutkan pekerjaan dari pemasangan dinding hingga penyelesaian bagian rumah.

Hingga larut malam, truk PS masih aktif mengangkut material tambahan, termasuk keramik untuk RTLH yang sedang dikerjakan. Langkah ini diambil untuk memastikan penyelesaian sesuai target dari program yang berjalan.

Kegiatan ini menandakan bahwa suksesnya pembangunan dalam program TMMD tidak hanya bergantung pada pekerja lapangan, tetapi juga pada dukungan logistik yang menjaga kelancaran pengiriman material tepat waktu. Aktivitas truk PS yang terus bergerak memastikan pembangunan rumah warga tetap berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *