2 mins read

Perbaikan Infrastruktur Jalan di Kandang Limun: Optimisme Baru Bagi Petani

KOTA BENGKULU – Proyek pembangunan jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dikelola oleh Kodim 0407/Kota Bengkulu memperoleh respons yang baik dari para petani di Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu. Dengan adanya pembangunan infrastruktur ini, diharapkan dapat mengatasi masalah akses yang selama ini menghambat kegiatan pertanian masyarakat, pada Selasa (27/10/2026).

Kondisi jalan pertanian yang kerap berlumpur saat hujan membuat warga kesulitan untuk beraktivitas. Para petani harus menghadapi beragam tantangan ketika mengangkut hasil panen mereka dari area pertanian, apalagi saat jalan menjadi licin dan kendaraan pun sulit melintas.

Seringkali, situasi semacam ini memperpanjang waktu pengangkutan dan juga menambah biaya. Oleh karena itu, kehadiran program TMMD untuk membangun jalan sangat dinantikan oleh penduduk Kandang Limun.

Salah satu petani, Wagirin (55), menyatakan kebahagiaannya melihat anggota TNI melaksanakan perbaikan jalan di daerah mereka. Ia berharap proyek ini dapat segera selesai agar mereka bisa lebih mudah mengangkut hasil pertanian mereka.

“Dulu saat hujan, kami sangat kesulitan mengeluarkan hasil panen. Dengan kondisi jalan yang licin dan berlumpur, sering kali kami harus mengeluarkan biaya lebih untuk mengangkutnya. Melihat jalan mulai dibenahi oleh tim TNI, kami sangat senang dan tak sabar untuk memanfaatkannya, ” tuturnya.

Wagirin menegaskan bahwa akses jalan yang memadai sangat bermanfaat bagi para petani. Selain mendukung mobilitas, jalan yang lebih baik juga diharapkan dapat memperlancar proses distribusi hasil pertanian menuju pasar.

Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, Dansatgas TMMD ke-130, menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di area TMMD.

“Pembangunan infrastruktur jalan ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan warga. Jika akses dan sarana jalan sudah baik, maka biaya untuk mengangkut hasil pertanian pun akan lebih terjangkau dan efisien. Ini adalah tujuan utama dari TMMD, yakni mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Selama pelaksanaan, anggota Satgas TMMD bekerja sama dengan masyarakat untuk menyelesaikan pembangunan jalan. Semangat gotong royong yang dihadirkan menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada dukungan dari banyak pihak.

Proyek ini juga diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi penduduk. Jalan yang lebih mudah dilalui akan mendorong kegiatan pertanian, memperlancar distribusi produk, serta membuka kesempatan untuk pertumbuhan ekonomi di sekitar wilayah tersebut.

Kehadiran Satgas TMMD di Kandang Limun menunjukkan bahwa pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat memiliki arti yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari warga. Dengan akses jalan yang semakin baik, para petani kini memiliki harapan besar untuk masa depan pertanian dan kesejahteraan keluarga mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *