Setelah 30 Tahun Tinggal di Rumah Rusak, Bapak Entang Dapat Harapan dari TMMD
Lebak, Banten — Harapan untuk memiliki rumah yang lebih layak kini tumbuh bagi Bapak Entang, seorang petani di Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Setelah kurang lebih 30 tahun menempati rumah dengan kondisi yang semakin memprihatinkan, ia kini mendapat bantuan renovasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 0603/Lebak.
Rumah yang selama puluhan tahun menjadi tempat berteduh bagi Bapak Entang tersebut mengalami sejumlah kerusakan. Atap rumah yang banyak bocor, bagian bangunan yang mulai lapuk, serta kondisi ruangan yang terasa sesak menjadi tantangan tersendiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Di tengah keterbatasannya sebagai petani, memperbaiki rumah secara menyeluruh bukanlah perkara mudah. Kebutuhan hidup sehari-hari harus tetap dipenuhi, sementara kondisi tempat tinggalnya membutuhkan perbaikan agar lebih aman dan nyaman untuk dihuni.
Kehadiran program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TMMD ke-130 pun menjadi secercah harapan bagi Bapak Entang dan keluarganya.
Selama kurang lebih tiga dekade, rumah tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidup Bapak Entang. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi bangunan semakin menurun. Kebocoran di sejumlah bagian atap, material bangunan yang lapuk, serta ruangan yang sempit membuat rumah tersebut membutuhkan penanganan.
Bagi seorang petani, rumah bukan sekadar bangunan untuk beristirahat setelah bekerja di lahan. Rumah juga menjadi tempat berkumpul bersama keluarga, melepas lelah, dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Karena itu, bantuan renovasi melalui TMMD ke-130 memiliki arti tersendiri bagi Bapak Entang. Program tersebut bukan hanya tentang memperbaiki bagian-bagian bangunan yang rusak, tetapi juga menghadirkan harapan untuk memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.
Renovasi rumah Bapak Entang dilaksanakan melalui kerja bersama personel gabungan yang terdiri atas anggota Kodim 0603/Lebak, Polres Lebak, Lanal Banten, serta Yonif TP 840/GS.
Para personel terlibat dalam pengerjaan renovasi sebagai bagian dari sasaran fisik TMMD ke-130 di Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.
Kegiatan ini memperlihatkan sinergi lintas satuan dalam mendukung pembangunan dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pekerjaan, dengan harapan rumah yang direnovasi dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima bantuan.
Program RTLH juga menjadi bukti bahwa pembangunan melalui TMMD tidak hanya berfokus pada infrastruktur jalan dan fasilitas umum, tetapi turut menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk tempat tinggal yang layak.
Bagi Bapak Entang, bantuan renovasi rumah tersebut menjadi sesuatu yang sangat berarti setelah sekian lama menghadapi kondisi hunian yang kurang memadai.
Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, Lanal Banten, Yonif TP 840/GS, serta seluruh pihak yang telah memberikan bantuan melalui program TMMD ke-130.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan renovasi rumah ini. Sudah kurang lebih 30 tahun saya menempati rumah ini. Kondisinya sekarang sudah banyak yang bocor, kayunya lapuk, dan ruangannya juga terasa sesak. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih karena rumah saya mendapat bantuan untuk direnovasi,” ungkap Bapak Entang.
Bantuan tersebut menjadi sumber kebahagiaan sekaligus harapan baru bagi dirinya. Sebagai petani yang menjalani kehidupan dengan mengandalkan hasil kerja di sektor pertanian, kesempatan untuk memperbaiki rumah merupakan hal yang sangat berharga.
Ia berharap proses renovasi dapat berjalan lancar sehingga rumahnya kelak menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi keluarganya.
Program TMMD ke-130 di Desa Citorek Barat menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Melalui sasaran fisik dan nonfisik, program ini diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan warga, serta memperkuat semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.
Renovasi rumah Bapak Entang menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana program pembangunan dapat memberikan arti bagi kehidupan warga. Di balik pengerjaan bangunan, terdapat harapan sebuah keluarga untuk menempati hunian yang lebih layak setelah bertahun-tahun menghadapi keterbatasan.
Bagi Bapak Entang, bantuan ini bukan sekadar perbaikan rumah, melainkan juga bentuk perhatian yang memberikan semangat baru dalam menjalani kehidupan.
Melalui TMMD ke-130, semangat “Membuka Akses, Menumbuhkan Harapan, Membangun Kemandirian” diwujudkan melalui kerja nyata, kepedulian sosial, dan gotong royong.
Dari rumah sederhana milik seorang petani di Citorek Barat, tersampaikan pesan bahwa pembangunan memiliki makna paling mendalam ketika manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
*Sumber: Pendim 0603/Lebak*
