2 mins read

Sinergi TNI dan Warga Wujudkan Kesejahteraan Melalui Program Pembangunan Bersama

NABIRE, PAPUA TENGAH – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus memacu pembangunan fasilitas bagi masyarakat di Papua Tengah. Dengan mengusung prinsip kolaborasi, anggota Satgas bekerja berdampingan dengan masyarakat di berbagai lokasi yang telah ditentukan.

Salah satu fokus utama adalah pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK). Pembangunan ini ditujukan untuk memberikan akses sanitasi yang lebih baik, bersih dan sesuai dengan standar kesehatan kepada masyarakat.

Di tempat lain, Satgas juga berkolaborasi dengan warga dalam merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat, dengan cara yang bertahap menambah kenyamanan dan keamanan rumah mereka.

Selain itu, pembangunan gedung gereja juga menjadi bagian dari program yang telah direncanakan. Keberadaan gereja tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkumpul dan mempererat hubungan antar warga.

Komandan Satgas TMMD menegaskan bahwa semua kegiatan dilakukan dengan prinsip gotong royong, melibatkan masyarakat secara langsung. “Kami bertekad agar semua sasaran dapat terwujud secara bersamaan. Oleh karena itu, kami menempatkan personel di setiap lokasi agar proses pembangunan dapat berjalan dengan efektif,” katanya.

Ia menekankan, kontribusi masyarakat sangat penting dalam setiap tahap pelaksanaan TMMD. Keterlibatan mereka bukan hanya mempercepat proses, tetapi juga membangun rasa kepemilikan atas hasil-hasil pembangunan. “Semua prajurit terjun langsung bersama warga, karena apa yang kami bangun adalah untuk mereka, dan rasa kepemilikan itu harus senantiasa dijaga,” ujarnya.

Semangat gotong royong terlihat jelas dalam berbagai kegiatan yang berlangsung di lapangan. Para pemuda aktif membantu pengangkutan material, masyarakat bekerja sama dalam tugas-tugas dan mama-mama menyiapkan makanan untuk semua pihak yang terlibat. Suasana ini membuat pelaksanaan pembangunan terasa lebih dari sekadar pekerjaan fisik, tetapi juga sebagai momen untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam suasana yang penuh keakraban.

Satgas TMMD berharap ikatan kebersamaan yang terjalin selama program ini dapat berlanjut meskipun kegiatan TMMD sudah berakhir. Melalui pembangunan MCK, rehabilitasi RTLH, serta pembangunan gedung gereja, TMMD membuktikan bahwa kemajuan di Papua Tengah dapat dicapai melalui sinergi dan semangat gotong royong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *