Edukasi Pengendalian Lalat, Langkah TMMD Bangli Dukung Pertanian Ramah Lingkungan
1 min read

Edukasi Pengendalian Lalat, Langkah TMMD Bangli Dukung Pertanian Ramah Lingkungan

Bangli – Kepedulian terhadap lingkungan dan sektor pertanian menjadi bagian dari perhatian Satgas TMMD ke-129 Kodim 1626/Bangli. Melalui kegiatan penyuluhan, masyarakat dibekali pengetahuan mengenai pengendalian lalat secara terpadu dan berkelanjutan.

Penyuluhan yang disampaikan Sang Ketut Sukarma dari Dinas Pertanian tersebut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga sanitasi sebagai langkah awal dalam mengendalikan perkembangan lalat.

Masyarakat diajak untuk tidak hanya mengandalkan pestisida atau bahan kimia dalam mengatasi hama. Pengendalian dapat dilakukan dengan memadukan sejumlah langkah, termasuk menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sisa bahan organik dan melakukan pemantauan secara berkala.

Sang Ketut Sukarma menekankan bahwa pencegahan harus dilakukan secara konsisten. Lingkungan yang bersih dapat membantu mengurangi tempat yang berpotensi menjadi lokasi berkembang biaknya lalat.

“Pengendalian lalat harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Masyarakat perlu melakukan pencegahan secara bersama-sama,” katanya.

Materi penyuluhan mendapat respons positif dari masyarakat. Warga tampak aktif mengikuti penjelasan dan berdiskusi mengenai kondisi yang mereka temui di lingkungan sekitar maupun lahan pertanian.

Bagi Satgas TMMD, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan bekal pengetahuan yang dapat dimanfaatkan masyarakat setelah program TMMD selesai. Dengan demikian, hasil kegiatan tidak hanya berupa pembangunan sarana fisik, tetapi juga peningkatan kapasitas warga.

Penyuluhan pengendalian lalat juga memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dinas terkait dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD ke-129 Kodim 1626/Bangli berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan lingkungan dan pengendalian hama secara tepat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih sekaligus mendukung aktivitas pertanian yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *