2 mins read

Inisiatif TMMD Ke-130: Mewujudkan Kemandirian Air bagi Petani Desa Jarin

PAMEKASAN – Ketersediaan air bersih menjadi suatu hal yang sangat vital bagi masyarakat Desa Jarin, yang terletak di Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Dengan adanya kondisi lahan pertanian yang mengalami kekeringan, proyek pembangunan sumur bor melalui program TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan di Dusun Koberung diharapkan mampu menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sekaligus mendukung kegiatan pertanian warga.

Pembangunan sumur bor ini resmi dimulai pada Selasa (27/10/2026) bertempat di area persawahan pada pukul 08.49 WIB. Personel Satgas TMMD, bersama dengan warga setempat, saling bahu-membahu dalam proses konstruksi peralatan pengeboran yang ada di lokasi tersebut.

Proyek ini termasuk salah satu sasaran fisik yang diharapkan dapat memberikan dampak positif secara langsung bagi warga masyarakat, terutama saat musim kemarau berlangsung. Pasalnya, dalam kondisi tersebut, mereka sering mengalami kesulitan dalam mendapatkan pasokan air bersih.

Babinsa Desa Jarin, Serda Syarif, menyatakan bahwa ia benar-benar memahami tantangan yang dihadapi masyarakat Dusun Koberung dalam menghadapi masalah keterbatasan air, terutama di musim kemarau. “Saya mengerti kesulitan yang dialami oleh warga Koberung ketika menghadapi musim panas yang sulit mendapatkan air. Melalui TMMD ke-130 ini, kami berharap dapat memenuhi harapan mereka. Saya ingin memudahkan akses terhadap air bersih bagi masyarakat kami,” ujarnya.

Menurut beliau, keberadaan sumur bor ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi dua dusun, yaitu Koberung dan Kotalon. Di mana Dusun Koberung memiliki 430 kepala keluarga (KK), sedangkan Dusun Kotalon terdapat sekitar 480 KK, sehingga totalnya mencapai 910 KK yang diharapkan bisa merasakan dampak positif dari pembangunan sumber air ini.

Selain sebagai penyedia air untuk kebutuhan rumah tangga, sumur bor juga diharapkan dapat membantu irigasi lahan pertanian. Ini sangat penting, mengingat Desa Jarin merupakan salah satu area strategis dalam penyedia pangan di Kabupaten Pamekasan dengan total luas lahan pertanian mencapai 500 hektare.

Hampir 95 persen penduduk di Desa Jarin bekerja sebagai petani, sehingga ketersediaan air sangat berpengaruh terhadap hidup mereka sehari-hari serta aktivitas pertanian. Melalui program TMMD ke-130, Satgas Kodim 0826/Pamekasan berkomitmen untuk menghadirkan pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Proyek sumur bor ini tidak hanya diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi musim kemarau, tetapi juga menjadi sumber daya yang bermanfaat secara berkelanjutan. Bagi penduduk Koberung dan Kotalon, kehadiran sumber air baru ini memberikan harapan untuk mendapatkan akses air yang lebih baik, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat di Desa Jarin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *