Kegiatan Satgas TMMD ke-130: Rintis Kebersamaan dan Disiplin di Luwu Timur

Luwu Timur – Dalam rangka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo, perhatian tak hanya diberikan pada perkembangan infrastruktur, tetapi juga pada upaya membangun kebiasaan positif. Penekanan pada kedisiplinan, rasa kebersamaan, dan nilai-nilai religius menjadi bagian penting dari kegiatan ini.
Salah satu implementasi dari nilai-nilai tersebut dapat dilihat pada pelaksanaan apel pagi dan doa bersama yang rutin dilakukan sebelum para personel Satgas dan warga setempat memulai aktivitas fisik. Kegiatan itu kembali berlangsung di lokasi TMMD pada Selasa (27/10/2026), yang dimulai tepat pada pukul 06.30 WITA.
Dalam suasana pagi yang sejuk dan berkabut, anggota Satgas, penduduk lokal, serta aparatur desa mengikuti apel dengan suasana teratur. Kapten Inf Badar selaku Dan SSK TMMD memimpin kegiatan ini, dengan tujuan memastikan kesiapan semua pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan.
Apel diawali dengan pengecekan kehadiran peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembagian sektor kerja yang telah direncanakan. Pekerjaan pembangunan jembatan di Desa Cendana, rehabilitasi rumah Ibu Mida, dan pekerjaan rabat beton jalan menjadi tanggung jawab yang harus dikoordinasikan dengan baik.
Menekankan pentingnya keselamatan kerja, Kapten Inf Badar mengingatkan untuk menggunakan peralatan keselamatan seperti helm dan sepatu bot, khususnya bagi mereka yang terlibat di lokasi proyek. Setelah pelaksanaan apel, yang diperkirakan berlangsung hingga pukul 06.45 WITA, diakhiri dengan doa bersama oleh seluruh peserta selama lima menit.
Dalam suasana yang khusyuk, mereka memanjatkan doa untuk kelancaran dan keberkahan dalam setiap langkah pekerjaan yang akan dilakukan. Kegiatan berakhir sekitar pukul 06.50 WITA, di mana semua peserta memindahkan diri ke sektor tugas yang telah ditentukan.
Kapten Inf Badar menegaskan bahwa kegiatan apel pagi dan doa bersama memiliki dampak signifikan dalam membangun disiplin dan kesiapan mental di antara para personel. “Kegiatan ini merupakan keharusan sebelum pekerjaan fisik dimulai. Ini cerminan kesiapan, pembagian tugas, serta pengingat tentang keselamatan kerja yang perlu diperhatikan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kebiasaan ini selama program TMMD diharapkan dapat membentuk rutinitas yang positif bagi para personel agar lebih memahami peran dan tanggung jawab saat berkolaborasi dengan masyarakat. Amir (55), seorang penduduk Dusun Cendana, menyampaikan kegembiraannya mengikuti apel dan doa bersama dengan TNI, menegaskan pentingnya kedisiplinan yang ditunjukkan dalam aktivitas ini.
“Walaupun cuaca masih dingin, semua tetap hadir dan mengikuti apel dengan kompak. Kami diajari tentang keselamatan dan diberi kesempatan untuk berdoa sebelum melaksanakan tugas. Melalui ini, kami juga belajar untuk saling mengingatkan dalam bekerja,” ucap Amir.
Kegiatan ini menegaskan pentingnya kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam upaya pembangunan desa. Selain menyelesaikan pekerjaan fisik, interaksi sehari-hari dalam kegiatan seperti ini membantu menumbuhkan sikap gotong royong dan tanggung jawab di antara mereka.
Dengan fokus pada disiplin, koordinasi yang baik, dan doa sebelum bertugas, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo berharap setiap target pembangunan dapat dicapai dengan sukses. Kebiasaan ini juga berkontribusi dalam membangun budaya kerja yang aman, tertib, dan saling mendukung di kalangan masyarakat.
